Jakarta Culinary Center - Institusi Pencetak Chef & Pengusaha Kuliner

Advertisement

Ads

Tak seperti lembaga cooking class biasa, Jakarta Culinary Center (JCC) memiliki kurikulum, terintegrasi dan sistem belajar yang memproritaskan belajar dan pratek dengan instruktur yang banyak berasal dari ahli kuliner dan pengusaha sukses di bidang kuliner. Selain fokus mencetak tenaga-tenaga kuliner ahli, JCC juga memiliki visi dan misi menghasilkan lulusan yang mumpuni sebagai pengusaha kuliner atau professional chef. Tentunya diiringi pengetahuan mengolah bahan makanan dan minuman yang tepat.

Jakarta Culinary Center - Institusi Pencetak Chef & Pengusaha Kuliner

Program Cooking Class JCC. Demi mengakomodir kebutuhan ilmu dan pengetahuan para peserta didiknya. Program cooking class yang diselenggarakan JCC mencakup semua aspek kuliner. Mulai dari pengetahuan mengolah masakan, kue & roti hingga minuman. Dan pengetahuan tersebut bukan hanya sebatas kuliner lokal, tapi juga mancanegara seperti Asia, Eropa dan Mediterania. Para peserta kursus juga diajak berdiskusi mengenai bumbu, pengaruh bumbu dalam rasa masakan, dan pengetahuan menu. Dengan program-program tersebut diharapkan peserta kursus mampu menghasilkan signature dish hasil kreasi masing-masing individu. Program cooking class yang ditawarkan JCC terbagi atas beberapa tingkatan. Seperti Professional Program dan Intensive Cooking dengan masing-masing durasi selama 1 tahun, Intensive Pastry & Bakery dengan durasi 1 bulan dan Saturday Program dengan pengalaman praktek memasak sebanyak 5 kali. Para peserta yang berminat mengikuti program-program yang digelar tidak dibatasi umur dan jenis kelamin. JCC dapat ditemui di kawasan Mal Alam Sutera, Mal Artha Gading, Mal Ciputra, Sudirman dan Senayan Jakarta Pusat.

Penghargaan. Setelah 10 tahun berdiri, JCC telah mencetak para tenaga-tenaga kuliner handal. Beberapa peserta kursus bahkan sering memenangkan beberapa penghargaan dalam kompetisi dan pameran kuliner, seperti Champion Award dari The Chef Indonesia, Juara 1 kontes Korean Food Cooking, penghargaan emas, perak dan perunggu dalam kontes Salon Culinary, penghargaan emas, perak dan perunggu dalam kontes Junior Cook Competition yang diadakan oleh Indonesian Chef Association (ICA), dan juara 1 kontes dekorasi kue yang diadakan oleh Indonesian Bakery Association. Secara global, dunia masih membutuhkan orang-orang yang mau berkonsentrasi mengabdikan dirinya dalam bidang kuliner.

Cooking Competition. Demi mempopulerkan nama dan jaringan JCC, beberapa waktu lalu, digelar kompetisi memasak di Lantai 1 Mall Artha Gading. Acara yang diikuti oleh 11 orang peserta kursus JCC yang telah lolos seleksi ini diniiai oleh tiga orang juri kompeten, yakni Chef Toar Christopher dari Indonesian Sushi Chef Association (ISCA), Chef Kevindra dari Master Chef season 1, dan Chef Axhiang dari Master Chef season 4. Acara yang disponsori oleh Makcook dan Colatta ini mengusung tema Selera Nusantara, dimana peserta wajib membuat satu hidangan utama dan satu hidangan penutup asli dari Indonesia. Selama acara berlangsung ketiga juri mendatangi satu per satu peserta dengan sedikit memberikan pertanyaan seputar masakan yang dibuat tiap peserta. Selain itu, selalu ada perbincangan juri yang membahas mengenai pengetahuan seputar masakan Indonesia, sejarah dari beberapa masakan Indonesia, restoran Indonesia yang ada di luar negeri, dan acara-acara televisi yang berhubungan dengan kuliner. Ada pula pengetahuan mengenai sejarah rempah, macam-macam rempah, dan macam macam sambal yang ada di Indonesia. Saat tiba waktunya penjurian, para peserta menata hasil masakan mereka dan menyajikannya di hadapan dewan juri. 

Cooking Competition

Para judge yang bertugas bukan sekedar mencicipi tiap menu yang tersaji, tapi juga memberikan komentar dan saran kepada masing-masing peserta. Sehingga kedepannya para peserta semakin pede membuat suatu masakan. Sambil menunggu pengumuman peserta yang keluar sebagai juara, Chef Axhiang mendemostrasikan proses pembuatan Chicken Curry. Selama pelaksanaan demo masak tersebut, antusias peserta sangat besar dan beberapa diantaranya membantu proses pengolahan. Tak berselang lama, para juri akhirnya mengumumkan pemenang kompetisi memasak yang berjalan selama 90 menit ini. Dan peserta atas nama Devika Laura (25) dinobatkan sebagai juara pertama dan mendapatkan hadiah berupa goodybag, stock pot, sertifikat dan breakfast set. Gelaran cooking competition ini bagus sekali untuk melatih mental anak-anak muda yang punya minat di bidang kuliner agar nggak gampang merasa lelah lalu putus asa. Mereka juga bisa merasakan bagaimana rasanya bekerja dibawah tekanan dan persaingan yang tinggi. sehingga kelak saat memutuskan untuk merintis bisnis kuliner mereka punya daya juang yang lebih besar ujar Chef Kevindra, salah satu juri cooking competition dan Master Chef season 1.

Advertisement