Tips/Cara Praktis Memasak Daging Sapi dan Kambing

Advertisement

Ads

Daging sapi dan daging kambing bisa diolah menjadi berbagai macam aneka kreasi masakan. Bahkan sajian menu berbahan daging sapi dan kambing tak pernah ketinggalan mewarnai momen istimewa. Namun sebelum daging sapi dan daging kambing siap dimasak, perlu penanganan khusus agar daging tetap higienis dan enak disantap.

Ada beberapa tips sebelum memasak daging, antara lain tips mencairkan daging sapi beku yang disimpan di dalam freezer. Anda harus memperhatikan cara yang tepat untuk mencairkan daging sapi beku tersebut. Bila daging sapi tidak cair sempurna, maka daging akan lebih sulit diolah hingga tidak akan matang sempurna. Namun, mencairkan daging sapi dengan cara yang salah juga bisa membuat daging menjadi tempat berkembang biak bakteri berbahaya. Berikut tips aman dan tepat untuk mencairkan daging sapi beku

tips aman dan tepat untuk mencairkan daging sapi beku

1. Menyimpan dalam kulkas
Cara ini adalah cara terbaik untuk mencairkan daging sapi beku sekaligus mencegah perkembangan bakteri. Tapi cara ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Daging cincang ataupun daging sapi tanpa tulang membutuhkan waktu semalaman untuk mencair sempurna. Namun daging dengan-tulang membutuhkan waktu sekitar 2 hari untuk mencair sempurna. Setelah mencair, daging sapi sebaiknya segera diolah, paling lambat 3 hari kemudian.
2. Rendam dalam alr dingin
Simpan daging sapi beku dalam wadah kedap udara yang tidak bocor. Rendam kemasan daging sapi dalam air dingin dan ganti air setiap 30 menit sekaii. Daging sapi kemasan kecil bias mencair sempurna dalam waktu 1 jam, sedangkan daging seberat sekitar 2 kg membutuhkan sekitar 2-3 jam. Tapi, jangan biarkan daging terendam selama lebih dari 4 jam. '
3. Dicairkan dengan microwave
Microwave biasanya memiliki ?tur “defrost” untuk mencirkan daging sapi beku yang bisa Anda gunakan. Setelah dicairkan dengan microwave, daging sapi sebaiknya langsung diolah. Sebab, bisa jadi sebagian daging mungkin sudah termasak saat dipanaskan dengan microwave.
4. Tidak dibekukan lagl
Daging sapi beku yang telah dicairkan sebaiknya segera diolah dan tidak dibekukan lagi. Jaga agar cairan yang keluar dari daging saat mencair tidak mengenai piring ataupun peralatan masak lainnya, karena cairan tersebut bias mengontaminasi masakan dan peralatan masak dengan bakteri.

Tak seperti daging sapi, untuk daging kambing memerlukan trik khusus sebelum dimasak. Jika kita tak pintar mengolah daging kambing sebelum dimasak, masakan yang berbahan dasar daging kambing ini bias mengeluarkan aroma yang mengganggu dan membuat nafsu makan hilang. Berikut tips/cara mengolah daging kambing agar tidak menimbulkan bau:

tips/cara mengolah daging kambing agar tidak menimbulkan bau

1. Jangan cuci daging kambing. Daging kambing yang dicuci sebelum dimasak akan membuat aroma tidak sedap dari daging kambing makin terasa. Cukup lumuri dengan air jeruk limau atau air jeruk nipis dan diamkan beberapa menit untuk menghilangkan bau tak sedap pada daging kambing.
2. Cincang, memarkan atau lumat jahe, kemudian campurkan pada daging yang akan diolah. Bau Iebus pada daging akan tertutupi oleh aroma jahe. Agar hasilnya maksimal, lebih baik lagi jahe dihaluskan bersama bumbu lain.
3. Untuk menghilangkan bau tak sedap, bisa ditambahkan bumbu dapur bararoma kuat seperti kapuiaga, kayu manis, cengkeh, dan bumbu rempah lainnya. Bumbu bumbu tersebut akan membantu menghilangkan bau tidak sedap pada daging sekaligus membuat rasa masakan menjadi lebih nikmat.

Menu berbahan dasar daging terkadang terasa alot saat dikunyah. Untuk mengatasinya berikut tips/cara agar daging sapi/kambing menjadi empuk atau tidak alot

1. Usahakan mengolah dalam masakan yang proses masaknya memang lama, misalnya gulai.
2. Jika ingin diolah sebentar, buat masakan yang dibuat dari daging giling bukan daging utuh, hingga saat matang daging sudah empuk.
3. Jika ingin dibuat sate, rendam kambing dalam campuran bumbu yang diberi sedikit baking powder.
4. Selain menggunakan baking powder, daging kambing bias diempukkan juga dengan bubuk papain yang dijual dalam kemasan botol plastik.
5. Daging kambing juga bisa empuk dengan cara dibungkus parutan nanas atau daun pepaya. Setelah daging dibungkus, masukkan daging dalam wadah tertutup lalu simpan daging ke dalam lemari es.

Advertisement